SUARA KENTUTKU ADALAH MUSIK
SUARA KENTUTKU ADALAH MUSIK
Penulis : Ixal Fahrezi Wijaya
Assalamualaikum, ngomongin musik itu beragam artian dan definisi menurut saya pribadi, dalam definisi umum itu, musik adalah kesenian dalam menyusun suara atau nada sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada, dan keharmonisan. sebenarnya saya tidak setuju dalam definisi umum kapitalis nan lurus ini, musik dalam pandangan dan opini saya adalah suara yang disediakan semesta kepada diri siapapun itu, suara apapun yang anda dengar dan terjangan yang terdengar oleh telinga anda. lebih singkatnya yaitu, semua suara di kehidupan dan kawan-kawannya ini adalah musik. suara kentut adalah musik, suara angin adalah musik, suara orang ngewe adalah musik, dan suara jelek anda sendiri adalah musik. saya tidak peduli dengan sangkalan dari dirimu, caci-maki lah saya semau anda buat anda yang tidak setuju dengan definisi saya, saya tidak peduli dengan bacotanmu. sejujurnya saya adalah orang yang punya selera musik yang bagus bagi diri saya sendiri, saya suka suara mesin, saya suka suara kipas angin, saya suka suara derau, saya suka suara white noise dari tv, dan intinya saya suka suara yang dalam pikiran mayoritas dan lurus itu bukanlah sebuah unsur dari musik. musik adalah kebebasan berekspresi, apapun yang anda buat dalam menghasilkan suara adalah musik, anda merekam suara bacotan anda, anda memaki orang, dan peduli setan apapun suara itu, itu musik bro. saya selalu tidak setuju dengan orang-orang yang berkata, buatlah musik seindah mungkin, dan musik yang indah adalah musik yang punya artian bagus. hanya orang-orang idiot yang tidak memiliki pemikiran luas dan orang-orang dangkal yang terbawa perasaan yang menangis karena lirik yang menyentuh yang ngebacot seperti itu. kata indah ini tidak bisa ditelan dalam satu makna, anda berkata "indah" berarti anda telah kagum kepada suatu objek. objek yang semua orang kagumkan itu berbeda-beda, dan tidak selalu sama, semua orang punya fetish masing-masing dalam menikmati, berteman, dan bersenggama dengan musik. orang aneh berkacamata dan kutu buku pecundang yang selera musiknya eksperimental nan aneh, absurd, abstrak, gak jelas berkata, aku suka saat suara-suara tidak jelas ini menusuk telingaku. orang-orang sangar metalhead anti tuhan dan pemuja setan all hail baphomet dengan selera musik metal dan keras berkata, musik yang saya dengarkan ini sangat menyiksaku, dan orang lurus nan mayoritas dan pengikut arus utama yang memiliki selera musik pop, ramah suara berkata, musik yang kudengarkan ini sangat menyentuh sekali. dalam kata-kata mereka tadi mereka kagum dengan selera mereka tanpa menyebutkan kata indah, kata-kata yang mereka ucapkan adalah sebuah kekaguman dalam suatu hal-hal tersendiri. lantas apa yang kau maksud dengan menggunakan kata "indah" jika mereka memiliki objek yang mereka indahkan masing-masing dengan cara mereka masing-masing? tidak bisa satu ekspetasi dalam yang ada dipikiranmu tentang musik yang indah yang kau maksud kan? suruh lah orang dengan fetish musik noise untuk membuat musik indah seperti ekspetasimu, tetapi hanya dengan kata indah saja, maka kau akan terkejut jika orang itu selesai membuat musiknya dengan jalan dan seleranya sendiri. dan orang itu menunjukkan suara-suara tak berarti yang telah diciptakannya untuk dirimu, dan kau pun telah bertarung dengan ekspetasimu dan mengatakan "musikmu musik orang gila dan buruk bung", dan orang yang kau katakan tadi tertawa terbahak-bahak dan berkata "memang". tetapi itulah indah yang dimaksud orang hipster aneh yang horny dengan kebisingan tadi, berbeda bagi setiap makhluknya. apapun jenis musiknya, tipe musiknya, suara musiknya, dan elemen musiknya semua itu indah dan bagus bagi penggemarnya masing-masing. toh kalo saya seleranya emang sama yang bagus-bagus menurut saya sendiri, saya gemar dengan musisi/band yang selalu masukin unsur gak jelas didalam musik, saya suka The Velvet Underground, Sonic Youth, Big Black, Dinosaur Jr, My Bloody Valentine, The Jesus And Mary Chain, Merzbow, Hanatarash, Boredoms, dan Dedengkot musik bagus dalam artian saya lainnya, musik kesukaan saya ini pun masih ada juga yang ngenilai kalo kurang aneh (bagus), biasanya sih hipster elit nan senioritas yang udah merasa ditingkatan paling atas dan bermodalkan musik-musik yang ada diinti bumi dan belum terjamah orang yang suka hina selera orang-orang dan merasa selera mereka paling bagus. kalo saya sih tidak mati-matian, tolol, dan fanatik terhadap suatu hal, terutama kesukaan saya, bahkan saya suka menjadikan meme, atau hal-hal guyonan lainnya dari kesukaan saya tersebut. tidak ada keuntungannya menjadi terlalu maniak dalam satu hal. oke kita mulai lari ke permasalahan lain yang saya cukup sensitif dengan yang ini. dengan kubu yang berkata "musik jadul lebih indah daripada musik jaman sekarang". kembali lagi ke kata indah tadi, keindahan itu diukur dari setiap siapapun masing-masing, cukup sudah membahas kata indah ini hahaha. saya bisa saja membuat musik di tahun 2077 dengan kualitas dan kuantitas jaman dulu dan seperti yang kau maksud dalam bacotan lemahmu tadi. hanya butuh orang yang mengenali unsur dan teknik dari musik yang kau banggakan itu, contoh saja kita ingin meniru kualitas dan kuantitas musik seperti The Beatles lah umpamanya, dengan teknologi ini ada berbagai jalan yang bisa kau pilih untuk membuat musik seperti yang kau bilang, bahkan kau juga bisa membuat musik seperti suara terciptanya semesta, dan membuat suara-suara yang getarannya seperti keseharian di zaman batu. kau yang berkata seperti itu tadi hanya orang dangkal yang tidak menjelajahi musik dijaman apapun, kau menyukai musik tahun 80an dan kau menganggap musik jaman sekarang buruk, bagus atau buruk itu tidak bisa dilihat dari jaman hahahaha, hanya orang tolol lah yang punya pikiran seperti itu. kata bagus dan buruk ini sebenarnya tidak jelas sebuah isinya, kembali seperti yang saya bilang tergantung sebuah pihak dan makhluk masing-masing yang memandang sesuatu hal, semua makhluk hidup ini berbeda-beda dan tak sama, tak bisa sepenuhnya sama dan satu suara. semua musik itu hebat, bagus, dan indah tergantung siapa penikmatnya. semua suara yang diterima telinga mu adalah musik, musik itu mengeluarkan emosi, sama seperti suara apa yang kau dengar, semisalnya anda mendengar suara motor dengan knalpot racing yang berisik, maka telinga anda otomatis merasakan bisingnya dan marah kepada pembuat suaranya, karena apapun yang kau dengar itu ya musik. semua orang adalah pendengar musik. ingatlah, jika anda menyodorkan saya musik dangdut, saya menganggapnya musik dangdut ini bagus sama seperti halnya selera saya, tetapi bagus dalam artian anda sendiri bukan saya, karena saya tidak merasakan jatuh cinta dan sange terhadapnya tetapi saya menghargainya. muehehehe
ketikan pendek ini berdasarkan apa yang ingin saya muntahkan sebagai orang biasa saja yang gabut dengan bermodalkan wawasan yang juga biasa saja.
Assalamuallaikum wr wb.
Nice xal
BalasHapussiipp, btw ente siapa ya wkwkwk ga ada nama nya soalnya
Hapus