REMAJA IDIOT DENGAN PERCINTAAN OMONG KOSONGNYA
REMAJA IDIOT DENGAN PERCINTAAN OMONG KOSONGNYA
hai semuanya, semua ketikan ini mengenai pendapat saya, berdasarkan apa yang ada dipikiran saya sebagai remaja pecundang bertubuh buruk dan terbelakang yang melihat dan menyikapi masa-masa percintaan yang merengut jiwa remaja. semua ini berdasarkan pemikiran saya sendiri yang saya kemas ke dalam sebuah ketikan biasa-biasa saja ini.
masa remaja bisa dibilang adalah masa keemasan di dalam kehidupan seseorang, semua orang yang sudah berada atau melewati umur 30 tahun itu pernah remaja. ada banyak perbuatan dan kebiasaan hidup saat remaja, seperti membangkang, percintaan, kenakalan, pergaulan bebas, ketidakpuasan, rasa ingin tahu yang besar, bahkan narkoba dan lain-lain. tetapi saya tidak membahas semua itu, yang ingin saya bahas adalah percintaan yang biasa terjadi saat masa-masa muda. masa muda memanglah tidak jauh dari balada romansa, tak dapat dipungkiri memang, saya sebagai remaja juga pernah jatuh cinta dan memiliki pacar. tetapi dibalik percintaan di masa-masa remaja, ada banyak sekali keidiotan yang membaluri setiap remaja walaupun tidak semua, ada kelakuan-kelakuan bodoh dan letoy yang biasanya terjadi seperti, ada yang rela bertengkar dengan orang lain karena merasa orang yang diajak bertengkar mendekati pacarnya, ada yang mengeluh kesana-sini tentang percintaan omong kosong nya, ada yang tetap bertahan dalam hubungan walaupun sudah tidak ada rasa, ada yang rela menjadi budak yang siap melakukan apa saja demi pasangan omong kosongnya, dan bahkan ada yang rela bunuh diri karena masalah percintaannya dan lain sebagainya. ironis nya hal-hal ini seperti dianggap lumrah bagi mayoritas, sehingga menjadi seperti hal yang wajar, padahal setiap hal-hal seperti ini dapat membuat seseorang menjadi merasa tidak punya tujuan hidup lain karena yang dia pikirkan adalah percintaan terus di kehidupannya, sehingga menghambat aktivitas nya yang mungkin lebih bermanfaat bagi dirinya sendiri dan kehidupannya kedepan. jujur dan tidak munafik saya juga pernah berada diposisi idiot seperti ini, tetapi seiring berjalannya waktu hingga saya mengetik tulisan ini saya mulai menyadari perbuatan-perbuatan tolol seperti itu, saya lama-kelamaan berpikir untuk apa menjadi lemah seperti itu. saat ini saya berteguh pegang pada prinsip:
JATUH CINTA ITU WAJAR-WAJAR SAJA DAN TENTU SAJA NORMAL, ADA YANG MENDEKATI DAN MENYUKAIMU YA LUMAYAN, BILA TAK ADA YA SUDAH, JANGAN MENJADI BODOH DAN MELEMAH
ya memang terserah hidup siapapun orang, mau dia tetap dijalan bodoh juga itu hak dia, tetapi saya hanya mengetik ini untuk menyadarkan pihak-pihak yang seperti itu, jika tidak mau sadar ya sudah, itu urusannya
tak berpengaruh kepada saya soalnya haha.
saya adalah seorang lelaki, sebagai laki-laki saya tidak boleh lemah karena cinta, apalagi cinta dimasa yang belum pasti ujungnya. jadilah laki-laki yang menerima apa adanya kehidupan ini. jika kau merasa bosan dengan pacarmu ya putuskan lah, jika pacarmu memutuskan mu ya terima lah keputusannya, jika tak bisa melayaninya ya akuilah dengan apa adanya dirimu, jika merasa pacarmu mendekati orang lain ya biarlah haha, dia juga bukan istri/suamimu (jodohmu) ngapain dibela mati-matian? supaya terlihat hebat? yang ada terlihat bodoh malahan hahaha! jangan mau di bodohi sama cinta, jangan mau menjadi lemah karena perempuan, begitu juga perempuan jangan mau lemah karena seorang laki-laki. buat cewe yang mungkin baca ketikan gak penting ini, kalau mau ngungkapin pendapat bagaimana rasanya menjadi wanita yang menyadari akan hal ini, bisa tuh komen dibawah akwowkokwo nanti kita tukar pikiran. siapa sih yang menciptakan kata "pacar" ini? ini hanya kata omong kosong yang merujuk 100% lebih seperti hubungan pertemanan, kata pacar ini konotasi nya tak jelas, tak bisa dibulatkan menjadi kata yang tepat, tuh kalo diterjemahin ke inggris juga artinya boyfriend and girlfriend (teman laki-laki dan teman perempuan) tidak ada unsur romansa nya akwowko, pacaran itu hanya hubungan biasa saja bro, saya gak pernah menganggap pacaran itu hal yang istimewa, sama saja seperti kita berteman, apa yang membedakannya? ciuman? pegangan tangan? bermesraan? pelukan? cipokan? ngewe? kalo kaya gini sama siapapun juga bisa wkwk, tapi semua ini cuma maksiat yang akan berurusan sama tuhan konsekuensinya, saya tak mau bahas.
dia bukanlah jodohmu, jika dia memutuskan mengakhiri hubungan omong kosongnya dengan mu ya terima lah hahaha, jangan menjadi bodoh. jadi manusia itu harus menyikapi segala hal dengan otak, tak masalah IQ mu rendah asalkan pikiranmu sehat. sebagai manusia, hidup ini jangan mikirin percintaan terus, apalagi mikirin cinta yang belum jelas asal-usulnya, kalo terus-terusan galau atau gabisa move on sama mantan tai ayam mu sampe berpengaruh sama kehidupanmu mending mati aja kau goblok akwowko, banyak hal-hal menarik yang bisa kita lakukan selain mikirin percintaan terus, kalo anda punya hobi ya dikembangin, kalo punya kemampuan ya dilakuin, kalo masih bingung apa kelebihanmu cobain satu persatu hal-hal positif yang siapa tau tepat dengan dirimu, tinggalkan lah sikap kebodohanmu akibat cinta. mending disaat-saat remaja seperti kita fokus dulu kepada diri kita sendiri, cintailah dulu diri sendiri karena jika anda cinta diri anda sendiri, maka orang lain akan datang mencintaimu, gak perlu dicari dan dipusingin, selagi kita mencintai diri kita sendiri sehingga membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik akibat kita terlalu cinta diri ntar juga datang sendiri figur yang akan menemanimu sampai tua nanti.
Komentar
Posting Komentar